Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jokowi

Menimbang Calon Presiden RI 2024

Masa depan Indonesia tampaknya bakal dipertaruhkan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dimana akan diselenggarakan pemilihan anggota legislatif (Pileg), pemilihan kepala gubernur bupati dan walikota (Pilkada), serta terutama adalah pemilihan presiden dan wakil presiden RI (Pilpres). Sesuai Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024, maka gelaran Pileg 2024 dan Pilpres 2024 akan diselenggarakan secara serentak pada hari Rabu, Tanggal 14 Februari 2024. Kemudian gelaran pilkada serentak dilakukan pada Hari Rabu, Tanggal 27 November 2024. Meski Pileg dan Pilkada tentu ikut menentukan kemajuan atau keumunduran bangsa ini dalam lima tahun mendatang, namun tak bisa disangkal bahwa adalah hasil Pilpres 2024 yang akan menjadi penentu utama arah perjalanan dan capaian bangsa ini nantinya. Pilpres 2024 bukan sekadar untuk menentukan siapa calon presiden dan wakil presiden pengganti Pak Jokowi, namun setidaknya 6 hal besar yang dipert...

Menimbang Calon Presiden RI 2024

Masa depan Indonesia tampaknya bakal dipertaruhkan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dimana akan diselenggarakan pemilihan anggota legislatif (Pileg), pemilihan kepala gubernur bupati dan walikota (Pilkada), serta terutama adalah pemilihan presiden dan wakil presiden RI (Pilpres).

Konstitusi Menjamin Kebebasan Beragama dan Beribadah

Ada yang menarik dalam pidato yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo di dalam sambutan dalam pembukaan Rakornas Kepala Daerah dan FKPD se-Indonesia, yang berlangsung di Bogor pada tanggal 17 Januari 2023. Penggalan pidato itu muncul di TikTok yang membuat saya lalu mencari video lengkapnya yang ada di kanal YouTube Sekretariat Presiden. TikTok boleh dibilang merupakan salah satu sosial media terbaik, jika bukan memang yang terbaik, untuk mendapat perhatian orang. Pidato Presiden Jokowi dalam pembukaan Rakornas Kepala Daerah dan FKPD se-Indonesia itu berisikan sejumlah hal yang menjadi perhatiannya, dan ia ingin agar semua yang disampaikannya itu menjadi perhatian para kepada daerah dan FKPD, termasuk para petinggi TNI dan POLRI yang hadir dalam acara tersebut. Banyak yang beliau sampaikan itu sebenarnya sudah beberapa kali diungkap dalam berbagai kesempatan. Termasuk di dalamnya pandemi COVID-19 yang bisa dikendalikan dan dikelola dengan baik, serta stabilitas ekonomi yang ju...

Konstitusi Menjamin Kebebasan Beragama dan Beribadah

Ada yang menarik dalam pidato yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo di dalam sambutan dalam pembukaan Rakornas Kepala Daerah dan FKPD se-Indonesia, yang berlangsung di Bogor pada tanggal 17 Januari 2023.

Pidato Presiden Joko Widodo di KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa, Brussels, 14 Desember 2022

Gambar
Pidato Presiden Joko Widodo pada KTT Peringatan 45 Tahun ASEAN-Uni Eropa di Brussels tanggal 14 Desember 2022 yang lalu sangat sayang kalau dilewatkan begitu saja. Ini boleh jadi akan menjadi tonggak sejarah baru bagi hubungan EU dengan ASEAN, khususnya EU dengan Indonesia.

Mandalika, Keindahan Sinar Bulan dan Buruknya Lumpur Becek

Pertamina Mandalika International Street Circuit, atau singkatnya Sirkuit Internasional Mandalika , menjadi buah bibir, buah tulis, dan buah video, dalam beberapa hari terakhir ini. Youtube, Instagram, Twitter, TikTok, TV, media online, dan entah apalagi, ramai memberitakannya.

Opung Luhut di Deddy Corbuzier Podcast

Jika belum mendengar atau melihatnya, akan jauh lebih afdol untuk mendengar atau melihat sendiri isi podcast Deddy Corbuzier bersama opung Luhut Binsar Panjaitan, pensiunan jenderal Kopassus yang menjadi salah satu orang kepercayaan Presiden Joko (Jokowi) Widodo.

Catatan Tentang Pidato Presiden Joko Widodo di Pertemuan Majelis Rektor PTN Indonesia, 13 September 2021

Gambar
Permisi..., meski sudah beberapa minggu lewat dari tanggal kejadiannya, namun saya merasa perlu untuk membuat catatan singkat tentang isi Pidato Presiden Joko Widodo pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, tanggal 13 September 2021, yang berlangsung di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Solo.

Jabatan Presiden 3 Periode? Mengapa Iya!

Gambar
Jabatan Presiden 3 periode? Judulnya sengaja ditulis "mengapa iya" daripada "mengapa tidak". Artinya sama: tak ada yang sakral dengan masa jabatan kepresidenan. Aturan itu buatan manusia, jadi pasti bisa berubah, kalau mau, serta kalau dirasa dan dipikir perlu.

Jalan Tol Jokowi

Gambar
Ini tulisan iseng saja, yang secara bertahap hendak menyajikan jalan tol yang dibuat dan atau diresmikan di era Jokowi, atau semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Tidak bermaksud mengecilkan peran pemerintahan sebelumnya, namun suksesnya pembangunan jalan tol di era Jokowi adalah buah keputusan strategis dan kerja keras, bukan warisan proyek yang bisa selesai secara autopilot.

Pidato Presiden Joko Widodo di PBB pada Sidang Majelis Umum ke-76 tanggal 23 September 2021

Gambar
Saya merasa perlu untuk membuat tulisan tentang Pidato Presiden Joko Widodo di PBB dalam Sidang Majelis Umum ke-76 yang berlangsung pada tanggal 23 September 2021. Pidato yang berisikan sejumlah sorotan penting itu, yang menyasar dunia internasional maupun Indonesia sendiri, sangat sayang jika dilewatkan begitu saja.

Jokowi, Buwas dan Negeri Opini

Buwas didakwa opini lakukan kriminalisasi, Buwas dikriminalisasi opini, dan opini menekan Jokowi untuk copot Buwas. Orang salah dan benar ditentukan opini, bukan hukum. Maunya presiden tunduk pada opini, jika perlu presiden langgar hukum dan tatanan untuk kabulkan opini.

Surat Terbuka Kepada Jokowers

Pertama tidak ada yang salah dengan judul, yang bagi para Jokowers, meski bisa bermanfaat jika Jokowi membacanya. Kedua , ikhlaskanlah dengan sebutan Jokowers, karena sebutan itu jauh lebih baik dan bermartabat ketimbang sebutan haters, sapiers, kutukupret, dan sarungkampret. Oleh sebab Jokowers bertanggung jawab pada pilihannya, dengan terus mendukung pemimpinnya yang tengah berupaya keras membangun negri, dan tak segan mengingatkan secara konstruktif jika ada kebijakan yang kurang pas seraya tetap menghormati apa keputusan presidennya.

Apa Yang Dibanggakan dari Lebih Baik dari Yang Terburuk?

Seorang kenalan membuat status Facebook. Ia berbagi pernyataan Watimpres bahwa ekonomi Indonesia lebih baik dari Yunani. Lalu ada yang berkomentar "Apa yang dibanggakan dari lebih baik dari yang terburuk?". Itu benar, jika saja hanya sedikit lebih baik. Tapi benarkah demikian?

Jokowi dan heboh Jaminan Hari Tua

Setelah maki-maki Jokowi dan dendamnya terlampias dengan #jokowisalahteken yang menjadi trending topic, baiknya diketahui mengapa 1 Juli 2015 aturan kepesertaan 10 tahun Jaminan Hari Tua yang diatur UU No 40 2004 Sistem Jaminan Sosial Nasional itu baru diberlakukan.

Jokowi, Dul, dan Kehormatan Bangsa

Dul, saat gegeran pengangkatan Kapolri mulai reda, dan semoga dpr bijak tak perpanjang gegeran dengan menolak Badrodin Haiti yang diajukan Jokowi biar fokus kerja yang jadi tanggung jawab masing-masing, yuk kita ngomongin kehormatan bangsa yang hangat di sosmed.

Jokowi, Dul, dan APBN P 2015

Dul, jujur baru di era Jokowi ini saya tertarik melihat APBN. Titik krusial bagi jalannya program pemerintah sudah berhasil dilewati, yaitu sudah disetujui APBN P 2015 oleh DPR beberapa hari. Ini patut disyukuri, karena Jokowi dan jajaran kementerian kini bisa fokus bekerja.

Jokowi, Dul, dan Jonan

Dul, kita sisihkan dulu soal gegeran ya. Kita ngomongin Jonan, menhub yang penunjukannya merupakan keputusan tepat Jokowi. Jonan merupakan salah satu warisan terbaik pejabat di era pemerintahan SBY, yang mengurangi sedikit rasa kesal karena telah memilihnya selama dua periode.

Jokowi, Dul, dan KPK

Dul, kumau nerawang sebentar bagaimana pandangan Jokowi tentang lembaga KPK ya. Kalau ngikutin wataknya nih ya, di akhir masa jabatan keduanya nanti (atas kehendak-Nya, dan jika rakyat menghendaki) ia sepertinya ingin institusi KPK sudah tak relevan lagi. Tak perlu ada.

Jokowi, Dul, dan Haters

Dul, maren aku bilang bahwa udah nggak relevan lagi nanggepin haters-nya Jokowi, hanya buang waktu dan mendekin umur kita saja. Haters sampai kapan pun tetap haters, kecuali dapat pencerahan lewat peristiwa menggetarkan yang merubah total paradigma atau cara pandangnya.