Gedung Bank Indonesia Jakarta Barat
Gedung Bank Indonesia Jakarta berada di Jl. Pintu Besar Utara No. 3, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, dan sekarang sebagian bangunannya digunakan oleh Museum Bank Indonesia.
Bangunan ini didirikan pada 1912 dengan arsitek Ed Cuypers dan Hulswit, dan semula digunakan sebagai kantor pusat N.V. De Javasche Bank, sebuah bank swasta Belanda yang bertindak sebagai Bank Sentral di Hindia Belanda sejak tahun 1928.
Arsitektur Gedung Bank Indonesia ini merupakan hasil perpaduan gaya Klasik dan Renaissance, dengan dua sayap simetris mengapit serambi utama.
Pada tahun 1951 keluarlah Keputusan Pemerintah Nomor 118/1951 tentang Pembentukan Panitia Nasionalisasi De Juresche Bank yang selanjutnya Undang-undang Nasionalisasi NV. De Javasche Bank.
Gedung Bank Indonesia masih dipertahankan keasliannya, dan merupakan salah satu bangunan tua yang sangat terawat dan megah di Jakarta.
Bangunan ini didirikan pada 1912 dengan arsitek Ed Cuypers dan Hulswit, dan semula digunakan sebagai kantor pusat N.V. De Javasche Bank, sebuah bank swasta Belanda yang bertindak sebagai Bank Sentral di Hindia Belanda sejak tahun 1928.
Arsitektur Gedung Bank Indonesia ini merupakan hasil perpaduan gaya Klasik dan Renaissance, dengan dua sayap simetris mengapit serambi utama.
Pada tahun 1951 keluarlah Keputusan Pemerintah Nomor 118/1951 tentang Pembentukan Panitia Nasionalisasi De Juresche Bank yang selanjutnya Undang-undang Nasionalisasi NV. De Javasche Bank.
Gedung Bank Indonesia masih dipertahankan keasliannya, dan merupakan salah satu bangunan tua yang sangat terawat dan megah di Jakarta.