Foto Museum Kretek 4
Dokumentasi foto pabrik Rokok Bal Tiga di Jl Agil Kusumadya, di seberang Kantor PLN, seluas 6 ha. Pada puncak karirnya, Nitisemito mempekerjakan lebih dari 15.000 karyawan.

Foto dokumentasi yang memperlihatkan salah satu usaha Nitisemito dalam mendukung kampanye promosi rokoknya. Ia membeli bus yang dirancang khusus untuk melanglang dari kota ke kota di seluruh Pulau Jawa untuk mempromosikan rokok kretek yang dibuatnya. Bus ini memiliki kaca sangat besar sehingga hadiah-hadiah promosinya bisa terlihat dengan jelas. Pelanggan tinggal antri dan menukar bungkus rokok dengan hadiah menarik yang dipajang di sana.

Salah satu dari rumah kembar milik Nitisemito yang dibangun untuk kedua puterinya, yaitu Nafiah dan Nahari, ketika mereka menikah. Rumah itu ada di pinggiran Kali Gelis, Kudus. Rumah-rumah itu dikenal sebagai Istana Kembar.

Foto seorang anak muda tanggung memegang sepeda bertulis "Banyak terima kasih dapet saoe sepeda!!! Belilah rokok Tjap Bal Tiga". Nitisemito memang sangat agresif dalam mempromosikan dan memasarkan rokok kreteknya. Tak heran jika usahanya berkembang pesat. Mungkin ia belajar dari dua kegagalan sebelumnya.

Sebuah mesin ketik tua yang dipajang di Museum Kretek Kudus. Tak ada penjelasan. Jika bukan mesin tik yang pernah digunakan di pabrik, boleh jadi itu merupakan salah satu hadiah yang diberikan kepada konsumen sebagai benda promosi.


Foto dokumentasi yang memperlihatkan salah satu usaha Nitisemito dalam mendukung kampanye promosi rokoknya. Ia membeli bus yang dirancang khusus untuk melanglang dari kota ke kota di seluruh Pulau Jawa untuk mempromosikan rokok kretek yang dibuatnya. Bus ini memiliki kaca sangat besar sehingga hadiah-hadiah promosinya bisa terlihat dengan jelas. Pelanggan tinggal antri dan menukar bungkus rokok dengan hadiah menarik yang dipajang di sana.

Salah satu dari rumah kembar milik Nitisemito yang dibangun untuk kedua puterinya, yaitu Nafiah dan Nahari, ketika mereka menikah. Rumah itu ada di pinggiran Kali Gelis, Kudus. Rumah-rumah itu dikenal sebagai Istana Kembar.

Foto seorang anak muda tanggung memegang sepeda bertulis "Banyak terima kasih dapet saoe sepeda!!! Belilah rokok Tjap Bal Tiga". Nitisemito memang sangat agresif dalam mempromosikan dan memasarkan rokok kreteknya. Tak heran jika usahanya berkembang pesat. Mungkin ia belajar dari dua kegagalan sebelumnya.

Sebuah mesin ketik tua yang dipajang di Museum Kretek Kudus. Tak ada penjelasan. Jika bukan mesin tik yang pernah digunakan di pabrik, boleh jadi itu merupakan salah satu hadiah yang diberikan kepada konsumen sebagai benda promosi.
