Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dongeng

Dongeng Anak: Si Kancil dan Sang Ibu

Gambar
Dahulu kala, di sebuah hutan yang sangat lebat, hidup seekor kancil muda yang pembawaannya selalu ceria. Si Kancil sangat cerdik dan gemar bermain di dalam hutan, namun ia agak sombong dan swring merasa bahwa ia lebih pintar dari semua hewan, termasuk ibunya.

Dongeng: Bintang yang Hilang

Di sebuahdesa kecil yang tenang, ada seorang anak bernama Aria. Setiap malam, Aria suka duduk di jendela kamarnya dan melihat bintang-bintang yang bertaburan di langit.

Kisah Pangeran Muda dan Ikan Ajaib Bagian 2

[Lanjutan dari Kisah Pangeran Muda dan Ikan Ajaib ] Ketika aku menebas si kulit hitam di lehernya, memotong tenggorokannya, baik kulit maupun dagingnya, aku mengira telah membunuhnya, karena teriakan tinggi dan mengerikan datang darinya.

Kisah Pangeran Muda dan Ikan Ajaib

[Sambungan dari Kisah Nelayan dan Ikan Ajaib Bagian-2 ] Ketahuilah Yang Mulia, bahwa ayahku adalah raja di kota yang sekarang paduka tak bisa lihat namun sesungguhnya tempat itu ada di sini.

Kisah Nelayan dan Ikan Ajaib Bagian-2

[Sambungan dari Kisah Nelayan dan Ikan Ajaib ] Setelah ikan-ikan selesai berbicara, gadis muda itu membalikkan panci dengan tongkat sihirnya dan lalu melesat terbang melalui celah pada dinding yang segera menutup sesudah ia lenyap.

Kisah Nelayan dan Ikan Ajaib

[Kelanjutan dari Kisah Pangeran dan Gergasi ] Si nelayan berkata kepada Jin Ifrit: "Jika saja kamu membebaskan aku, mestinya sekarang aku akan membebaskanmu, tetapi karena kamu menginginkan kematianku, maka aku akan melemparkanmu ke laut dan membiarkanmu mati terpenjara di dalam botol ini."

Kisah Pangeran dan Gergasi

Lanjutan Kisah Raja Sinbad dan Elang : Raja memiliki seorang putra yang sangat gemar berburu dan berkelana menjelajahi pelosok negeri. Ia juga mempunyai wazir (penasihat raja) yang ia perintahkan untuk selalu menemani sang pangeran kemanapun ia pergi.

Kisah Raja Sinbad dan Elang

[ Kelanjutan dari Kisah Wazir Raja Yunan dan Rayyan si Tabib ] Dahulu kala ada seorang raja diantara Raja Fars (daerah asal muasal bangsa Persia) yang sangat menggemari olahraga berkuda. Ia gemar menunggang kuda melintasi taman-taman indah, dan melakukan segala macam perburuan.

Kisah Wazir Raja Yunan dan Rayyan si Tabib

Lanjutan Kisah Nelayan dan Jin Ifrit : Ketika si nelayan tua mengatakan bahwa ia tidak percaya Ifrit bisa berada di dalam botol kecuali melihat dengan matanya sendiri, maka tubuh Ifrit mulai bergetar dan bergoyang ke sana kemari sampai ia berubah menjadi asap.

Kisah Nelayan dan Jin Ifrit

Alkisah pada jaman dahulu ada seorang nelayan miskin yang sudah berumur sangat tua dan hidup bersama istri dan ketiga anaknya. Nelayan itu biasa menebar jala empat kali sehari, tidak pernah lebih dari itu.

Kisah Syekh dan Keledainya

Kisah Syekh dan Keledainya ini merupakan cerita dari syekh yang ketiga kepada Jin Ifrit dalam upaya ketiga syekh untuk menyelamatkan seorang saudagar dari ancaman kematian oleh karena secara tidak sengaja telah membunuh anak Ifrit.

Kisah Syekh dan Dua Anjingnya

Ini adalah cerita syekh kedua yang membawa dua anjing ke gerumbul pepohonan dimana sang saudagar bertemu Jin Ifrit, yang jika kisahnya bisa membuat Ifrit lebih terkesan dibandingkan kisah syekh pertama maka ia akan bisa menyelamatkan sepertiga darah si saudagar yang hendak dibunuh oleh Ifrit.

Kisah Syekh dan Kijang Bagian ke-2

Jin Ifrit merasa sangat takjub mendengar cerita yang aneh ini, dan Syekh pertama yang datang bersama kijang itu pun melanjutkan: Ketika aku melihat anak sapi itu menangis, hatiku menjadi lunak dan aku berkata kepada si gembala: "Biarkan anak sapi ini untuk merumput bersama sapi-sapi yang lain."

Kisah Syekh dan Kijang Bagian ke-1

Ini adalah kisah Syekh pertama ke Jin Ifrit dalam usahanya untuk menyelamatkan si saudagar dari kematian karena secara tak sengaja telah menyebabkan terbunuhnya anak Ifrit.

Kisah Saudagar dan Jin Ifrit

Dahulu kala hidup seorang saudagar kaya yang mengumpulkan hartanya dengan cara berdagang hingga ke negeri-negeri yang sangat jauh.

Nenek dan Ayamnya

Dahulu kala ada seorang nenek yang tinggal di kaki bukit bersama ketiga putrinya. Si nenek sangatlah miskin sehingga tak punya peliharaan kecuali seekor ayam yang sangat disayanginya. Si ayam betina itu selalu berkotek di dekat kakinya, dan si nenek selalu berupaya untuk menjaganya dengan baik.

Mengapa Air Laut Asin

Pada jaman dahulu kala hiduplah dua orang bersaudara, yang satu si Kaya dan satunya lagi si Miskin. Di sebuah malam menjelang hari Natal, si Miskin dan istrinya merasa sangat bersedih oleh karena mereka tidak memiliki makanan apa pun di rumahnya, baik daging atau roti.

Si Benar dan Si Salah

Dahulu kala ada dua bersaudara; satu bernama Benar, dan yang lainnya Salah. Si Benar selalu lurus dan baik terhadap semua orang, tetapi Si Salah berperangai buruk dan perkataannya selalu penuh kebohongan, sehingga tidak ada yang bisa mempercayai apa yang ia katakan.

Gandum Kuda

Sering sekali, setelah terjadi badai petir yang hebat, ladang gandum kuda atau soba tampak menghitam dan hangus, seolah-olah nyala api telah melabraknya.

Peluit Benjamin Franklin

Sekitar tiga ratus tahun yang lalu di Boston, Amerika Serikat, hidup seorang anak kecil bernama Benjamin Franklin. Pada hari ia berusia tujuh tahun, ibunya memberinya uang beberapa sen. Satu sen adalah seperseratus dollar.