Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kebumen

Makam Aroeng Binang: Dahsyat Aji Pametik

Gambar
Makam Aroeng Binang adalah kompleks makam keluarga Aroeng Binang dan keturunannya yang ada di Dusun Kebejen, Desa Kuwarisan, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Lokasi Makam Aroeng Binang berada (sering ditulis aroengbinang atau arumbinang) tidak jauh dari Stasiun Kutowinangun, sekitar 250 m dari rel perlintasan sebidang yang ada di dekat stasiun itu.

Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu

Gambar
Hal yang membuat saya tertarik berkunjung ke Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen adalah karena kabarnya di sana ada sebuah prasasti kuno dari batu Zamrud Siberia yang menengarai tahun berdirinya pondok ini, yaitu pada 25 Sya'ban 879 H atau 4 Januari 1475 M. Ini pondok pesantren pertama yang pernah saya kunjungi sejauh ini. Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu sangat tua, lebih dari 500 tahun.

Makam Bulupitu: Keraton Para Lelembut

Gambar
Ini merupakan kunjungan kedua ke Makam Bulupitu Kebumen , atau Kraton Suci Bulupitu jika mengikuti tengara di awal undakan ke puncak gunung. Yang pertama sudah sangat lama, menyisakan ingatan samar. Setelah dari Makam Kyai Hanggayuda , Kutawinangun, kami kembali ke jalan besar dan mengarah ke Barat, arah kembali ke Kebumen.

Makam R.A. Tan Peng Nio: Garwo Kalapaking III

Gambar
Makam R.A. Tan Peng Nio Kalapaking atau R.A. K.R.A.T. Kalapaking III secara tidak sengaja saya temukan saat berhenti untuk bertanya arah di dekat pertigaan jalan tidak jauh dari lokasi makam yang unik ini. Yang membuat saya tertarik ketika melihatnya adalah karena cungkup makamnya berbentuk khas bangunan Tionghoa.

Petilasan Sunan Geseng Bedegolan Kebumen

Gambar
Lokasi Petilasan Sunan Geseng , atau Kramat Sunan / Kyai Geseng, berada tepat di pinggir beton dek pandang di Bendung Bedegolan, Kebumen, di dalam sebuah rumah kecil menghadap searah dengan aliran sungai. Nama Kyai Geseng juga ditulis pada dinding tembok di dekat salah satu roda gigi yang mengendalikan pintu air bendungan di Kali Bedegolan ini.

Bendung Bedegolan Kebumen

Gambar
Kunjungan yang kami lakukan ke Bendung Bedegolan Kebumen yang menjadi awal Saluran Induk Bedegolan sebenarnya tidak secara sengaja. Tujuan semula adalah melihat titik awal Arung Jeram Bedegolan. Namun ketika sedang menulis catatan ini baru saya sadari bawah awal arung jeram itu berada di sungai di bawah Waduk Wadas Lintang, dan berakhir di Bendung Pejengkolan.

Pantai Petanahan Kebumen

Gambar
Pantai Petanahan Kebumen saya kunjungi setelah ke Makam Syekh Anom Sida Karsa yang berjarak sekitar 6 km dari pantai ini. Meskipun keduanya ada di wilayah kecamatan yang sama, namun untuk memastikan kami sempat bertanya arah di sebuah perempatan yang di salah satu pojokannya terdapat dua buah arca Dwarapala berukuran besar.

Taman Makam Pahlawan Kebumen

Gambar
Sampai sejauh ini Taman Makam Pahlawan Kebumen adalah area taman makam pahlawan pertama yang saya pernah singgahi di suatu kota. Bahkan di Jakarta pun saya tak pernah masuk ke Taman Makam Pahlawan Kalibata. Meskipun pikiran untuk melakukan kunjungan pernah terlintas jauh hari ketika tengah berada di kota-kota lainnya.

Masjid Agung Kebumen

Gambar
Masjid Agung Kebumen adalah tempat kedua yang saya kunjungi pada hari pertama di Kebumen, sebuah kota yang memiliki makna tersendiri karena adanya leluhur yang bermukim di sini. Masjid ini berada tepat menghadap Alun-alun Kebumen, atau sebaliknya, karena belum jelas mana diantara kedua tempat itu yang lebih dulu dibuat.

Tanjung Karangbata Kebumen

Gambar
Ketika hendak ke Tanjung Karangbata Kebumen saya ragu apakah mobil kuat menanjak ke perbukitan, lewat jalan tak beraspal di ujung Pantai Menganti . Jalan yang hanya muat satu mobil itu menanjak terjal, berkelok tajam ke kiri dan menanjak lagi, sehingga mustahil untuk melihat apakah ada kendaraan yang sedang turun.

Pantai Suwuk Kebumen

Gambar
Pantai Suwuk Kebumen merupakan pantai Selatan kedua yang saya kunjungi di Kebumen. Kebumen memiliki garis pantai panjang, yang bila saja mendapat perhatian tinggi dari pemda dan masyarakatnya, pantai-pantainya bisa menjadi sumber pendapatan besar dan berkelanjutan.

Makam Pangeran Bumidirjo Kebumen

Gambar
Gang masuk ke Makam Pangeran Bumidirjo berada di Jl Raya Lundong, Kutowinangun. Sangat dekat dengan Makam Aroeng Binang , tak lebih dari 750 meter. Namun karena waktu sudah menunjukkan hampir maghrib saat meninggalkan Makam Aroeng Binang, maka makam Makam Pangeran Bumidirjo ini baru saya kunjungi pada pagi berikutnya.

Alun-alun Kebumen

Gambar
Alun-alun Kebumen yang lokasinya berada di pusat Kota Kebumen tampaknya masih menjadi salah satu tempat yang digemari untuk melakukan berbagai kegiatan dan tempat kumpul bagi warga dari berbagai lapisan di wilayah Kebumen. Meskipun iklan mal tampak banyak bertebaran di jalan-jalan yang sebelumnya saya lalui, alun-alun masih ramai pengunjung.

Ayam Bakar Pak Tarto Kebumen

Gambar
Setelah melihat-lihat dari atas becak yang melaju lambat di sebuah penggalan jalan di dekat Alun-alun Kebumen yang digunakan sebagai area Pusat Kuliner Kebumen saya akhirnya mampir ke warung Ayam Bakar Pak Tarto . Nama lengkap warung pinggir jalan ini adalah Warung Bebek & Ayam Kampung Bakar / Goreng Pak Tarto.

Desa Wisata Jembangan Kebumen

Gambar
Saya sempat mampir selama beberapa saat di Desa Wisata Jembangan Kebumen , meski nama itu tak ada di daftar kunjung yang saya buat. Hanya karena kebetulan melihat tanda masuk ke desa itu ketika hendak pergi ke Waduk Wadas Lintang, maka saya putuskan untuk singgah dan menengok sebentar ke tempat wisata yang satu ini.

Bendung Pejengkolan Kebumen

Gambar
Informasi akses menuju ke arah Bendung Pejengkolan Kebumen kami peroleh dari seorang wanita muda yang menjadi penjaga area bermain anak di Desa Wisata Jembangan. Rute yang kami ambil adalah dengan mengambil jalan di sebelah kanan sungai yang sebelumnya kami sempat berhenti di jembatan di atasnya untuk menimbang arah.

Gunung Rayang Kebumen

Gambar
Nama Gunung Rayang Kebumen saya ketahui dari seorang ibu yang tengah bersama temannya duduk di dangau pada jalan simpang ke PLTA Waduk Cirata. Adalah karena ada tanda dilarang masuk ke kompleks PLTA Waduk Cirata maka kami berbalik arah, dan saat itulah saya melihat ada bukit yang berbentuk seperti menhir sangat besar.

Waduk Wadaslintang Kebumen

Gambar
Waduk Wadaslintang Kebumen menggenangi dua wilayah kabupaten, yaitu Kebumen dan Wonosobo. Namun nama waduk diambil dari nama Kecamatan Wadaslintang di Wonosobo, mungkin karena desa yang terendam sebagian besar ada di Wadaslintang. Sebagian lagi, 2.626 ha, ada di Kecamatan Padureso (sebelumnya masuk Prembun), Kebumen.

Gardu Pandang Waduk Wadaslintang

Gambar
Untuk menuju ke Gardu Pandang Waduk Wadaslintang kami meninggalkan area di dalam kawasan Bendungan Wadaslintang menuju ke arah gerbang paling depan. Setelah melewati gerbang itu kami berhenti tepat sebelum bangunan kantor polisi setempat yang berada di sisi kiri jalan, dan lokasinya hanya beberapa meter dari gerbang.

Makam Mbah Lancing Kebumen

Gambar
Makam Mbah Lancing Kebumen ada di daftar kunjung. Lupa alasannya, namun pasti ada yang menarik tentang makam keramat ini. Kata keramat buat saya berarti ada hal sangat berarti yang telah dilakukan si mayit ketika ia masih hidup, sampai ia mendapat penghormatan.