Postingan

Menampilkan postingan dengan label Belitung Timur

Makam KA Loesoh: Panglima Keris Berhulu Perak

Gambar
Ketika berkunjung ke kompleks Makam KA Loesoh Belitung Timur di daerah Parit Tebu ini, saya belum tahu siapa yang dimakamkan di tempat itu. Kami datang hanya berbekal sepotong informasi dari pemilik warung di pertigaan tempat saya membeli minum, bahwa ada makam tua di tempat itu dan pernah dikunjungi pejabat setempat.

Makam Raja Buding: Inspirasi Haji dan Batang Pisang

Gambar
Adalah Pak Aris Bahar yang mengatakan bahwa ada Makam Raja Buding Belitung Timur di dalam kebun miliknya. Hal itu dikatakannya saat kami hendak pergi dari Museum Istiqomah Buding, dan ia bersedia mengantarkan kami ke sana. Maka berangkatlah kami bertiga ke makam, yang sebenarnya tidak ada dalam rencana perjalanan.

Kelenteng Fuk Tet Che: Sulaman 12 Dewa

Gambar
Salah satu tempat tujuan kunjung ketika kami masih berada di Gantung, adalah ke Kelenteng Fuk Tet Che Belitung Timur , yang menurut catatan lokasinya berada di Desa Kebon Baru. Sedikitnya informasi yang tersedia tentang Kelenteng Fuk Tet Che ini tidak menyurutkan niat untuk tetap mencoba mengunjunginya.

Sun Li San: Kelenteng di Puncak Bukit

Gambar
Kelenteng Sun Li San Belitung Timur berada di puncak perbukitan daerah Parit Tebu, Kecamatan Gantung, dengan panorama cantik dari ketinggian 106 mdpl. Tempat parkir mobilnya sendiri ada pada ketinggian 66 mdpl, sehingga untuk mencapai kelenteng para pejalan masih perlu mendaki sekitar 165 anak tangga lagi.

Pantai Nyiur Melambai: Memandang Laut Jawa

Gambar
Pantai Nyiur Melambai Belitung Timur , atau lebih dikenal dengan sebutan Pantai Lalang karena terletak di desa dengan nama yang sama, Desa Lalang. Lokasi pantai ini berada di sebelah Barat Daya reruntuhan Oliepier, Kota Manggar Belitung Timur, saya perkirakan berjarak sekitar 1,5 kilometer jika ditarik pada garis lurus.

Vihara Dharma Suci Manggar: Melihat Barongsai

Gambar
Vihara Dharma Suci Manggar saya kunjungi berkat ekor mata yang tidak sengaja menangkap sebuah gapura bergaya khas kelenteng di sebuah gang menyudut ketika melintas lewat menuju Pelabuhan Manggar, Belitung Timur. Entah mengapa Kelenteng bagi umat Konghucu ini tidak ada dalam catatan rencana perjalanan saya

Pelabuhan ASDP Manggar: Satu Kelok ke Muara

Gambar
Pelabuhan ASDP Manggar merupakan sebuah pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan yang berada di Sungai Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Kawasan pelabuhan sungai ini berjarak hanya sekitar 800 meter dari muara sungai yang berujung di Laut Jawa, atau 200 meter saja jaraknya dari Vihara Dharma Suci .

Museum Istiqomah: Jejak Peninggalan Ngabehi Buding

Gambar
Ketika tiba di Museum Istiqomah Buding Belitung Timur , atau Museum Buding, di pinggir jalan yang melintasi Desa Buding, Kecamatan Kelapakampit, ternyata pintu museum terkunci. Tidak terlihat ada orang. Sepi. Tidak pula ada orang lewat, sehingga saya mengetuk pintu rumah yang ada di seberang jalan.

Danau Mempayak: Jejak Penambangan Timah

Gambar
Kami sempat mampir sejenak di tepian Danau Mempayak Belitung Timur dalam perjalanan menuju ke daerah Manggar setelah sebelumnya mengunjungi Makam Raja Buding . Tidak memerlukan usaha ekstra untuk berkunjung ke danau ini, karena letak Danau Mempayak berada persis di pinggir jalan yang memang kami lewati.

Kelenteng Damar: Sulaman Delapan Dewa

Gambar
Kelenteng Damar Belitung Timur , itulah nama sementara yang terpaksa saya berikan kepada sebuah kelenteng yang saya temui tidak lama setelah meninggalkan area perhentian di tepian Danau Mempayak . Lokasi kelenteng itu  berjarak sekitar 1,5 km dari danau arah ke Tenggara. Bangunannya kecil saja, namun saya tetap ingin mampir.

Vihara Dewi Kwan Im: Mistis Sebuah Patung

Gambar
Nama Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur di Desa Burung Mandi rupanya sudah tersohor sejak lama, sehingga entah dari mana asal mulanya saya tahu tentang vihara ini, sehingga menjadi salah satu target dalam kunjungan saya. Vihara ini merupakan salah satu tempat ibadah warga Tionghoa yang paling tua di Belitung Timur.

Vihara Sun Go Kong: Pemilik Ruyi Jingu Bang

Gambar
Vihara Sun Go Kong mungkin di Kecamatan Damar, karena letaknya sekitar 2 km dari Pantai Burung Mandi, arah ke Selatan menuju Manggar. Vihara ini juga sempat terlewati, karena memang tidak ada dalam rencana, dan hanya kebetulan saja sudut mata saya bisa menangkap gapuranya yang berada tidak jauh dari jalan besar.

Pantai Burung Mandi: Kisah Perahu Kater

Gambar
Letak Pantai Burung Mandi Belitung Timur hanya sekitar 800 m dari Vihara Dewi Kwan Im yang sebelumnya saya kunjungi, arah ke Timur. Jalanan mulus untuk sampai ke pinggir Pantai Burung Mandi. Di pinggir pantai, jalan kemudian bercabang ke arah kiri dan kanan memanjang sepanjang pinggiran Pantai Burung Mandi.

Rumah Dinas Bupati Belitung Timur: Rumah Tuan Kongsi

Gambar
Hari sudah mendekati senja dan cahaya matahari sudah mulai meredup ketika kami tiba di jalan aspal yang sempit namun cukup mulus di depan Rumah Dinas Bupati Belitung Timur . Ini adalah sebuah rumah peninggalan jaman kolonial Belanda yang lokasinya berada di kawasan Bukit Samak, Manggar, Belitung Timur. Lokasi strategis.

Makam Raja Balok: Potongan Kisah Kerajaan Badau

Gambar
Adalah Bang Junai yang membawa saya ke Makam Raja Balok Belitung Timur yang lokasinya berada di tengah kawasan hutan Desa Balok, Kecamatan Dendang. Rupanya ia bisa membaca minat saya terhadap benda cagar budaya serta peninggalan bersejarah, dan kebetulan pula dia pernah berkunjung ke Makam Raja Balok ini.

Makam Syekh Abdul Jabar: Penyebar Islam Pertama di Belitung Timur

Gambar
Makam Syekh Abdul Jabar Samsudin Belitung Timur saya kunjungi dengan berjalan kaki dari Makam Raja Balok ditemani Kik Sakri. Jarak kedua makam itu memang hanya sekitar 100 m saja. Makam ini ditempuh dengan melalui jalan lebar dilapis rumput hijau yang membuat sejuk di mata dan nyaman di kaki yang menapakinya.

Dermaga Pelabuhan Rakyat Dendang: Saat Laut Surut

Gambar
Sebuah tengara di tepi jalan yang kami lalui menandai arah ke Pelabuhan Rakyat Dendang Belitung Timur , dan menarik perhatian saya ketika melintasinya. Rasa ingin tahu telah menggerakkan mulut saya untuk meminta Bang Junai berputar balik, dan mengarahkan kendaraan menuju pelabuhan, meskipun itu tidak dalam rencana perjalanan.

Replika SD Muhammadiyah: Jejak Film Laskar Pelangi

Gambar
Setelah sempat bertanya beberapa kali akhirnya kami bisa menemukan lokasi Replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi yang berada di Kecamatan Gantung, Belitung Timur. Sebenarnya jalanan di Gantung tidaklah terlalu ruwet, namun tetap saja agak membingungkan bagi saya yang baru sekali datang ke kota di sisi Timur Pulau Belitung ini.

Bendungan Pice: Penjinak Sungai Lenggang

Gambar
Nama Bendungan Pice Belitung Timur terbaca cukup unik di mata, terdengar sedikit seksi di telinga. Begitu singkat, sehingga sempat timbul keraguan apakah merupakan nama dengan cara tulis yang benar. Lagipula ketika kata Pice dibaca, akan terdengar di telinga seperti memiliki tekanan bunyi tersendiri.

Situs Gunung Lilangan Belitung Timur

Gambar
Papan petunjuk ke Situs Gunung Lilangan Belitung Timur di sebelah kiri jalan sempat tertangkap mata ketika kendaraan yang kami tumpangi melewatinya. Tentu saja tidak jelas terbaca saat itu. Namun mengikuti naluri, saya meminta Bang Junai untuk berbalik arah dan berhenti di pertigaan jalan di samping tengara itu.